Tingkatkan Bumdes BRG Adakan Lokakarya

20190830_211013

Tingkatkan Bumdes BRG Kalteng Adakan Lokakarya

Menitonline.com,Sampit. Badan Restotasi Gambut (BRG) Kalimantan Tengah telah mengadakan acara Lokakarya dan Pelatihan (Lokalatih) Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) yang dilaksanakan di Hotel Aquarius Jalan Jenderal Sudirman Km 2,5 Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sejak 26 – 29 Agustus 2019 baru- baru ini.

Joko Waluyo Dinamisator BRG Provinsi Kalimantan Tengah menjelaskan kepada menitonline.com bahwa acara ini diikuti 105 orang dari 21 desa dan  2 provinsi yakni 14 desa dari Kab.Kotim, Prov. Kalteng dan 7 desa  dari Kab.Hulu Sungai Utara dan  Kab.Hulu Sungai Selatan  Prov. Kalsel.

“Jumlah peserta 105 orang dari berbagai daerah di Kalteng dan Kalsel,” Ujarnya Kamis, 29 Agustus 2019.

Menurutnya setiap desa menghadirkan 5 orang yang terdiri dari Kepala Desa atau perangkat desa lainnya, Direktur BUMDes, Bendahara BUMDes, Pelaku Usaha, dan Fasilitator Desa Peduli Gambut (DPG).

“Lokakarya ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peserta tentang pentingnya BUMDes dalam paradigma Desa Membangun beserta aspek regulasi dan tata kelola BUMDes,” jelasnya.

Selain itu untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam merancang perencanaan usaha (business plan), menyusun studi kelayakan dan pengelolaan laporan keuangan BUMDes.

“ Kesejahteraan masyarakat adalah target utama dari Restorasi Gambut, Kegiatan restorasi gambut sendiri dilaksanakan melalui 3 (tiga) pendekatan 3P, yaitu: Pembasahan Gambut, Penanaman Kembali Lahan Bekas Terbakar, dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat,” ucapnya.

Pendekatan secara menyeluruh ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kualitas lingkungan hidup namun juga mendorong perubahan dalam praktek pengelolaan gambut yang lestari.

“ Selain dari pada itu acara ini dilaksanakan dalam rangka mengimplementasikan Peraturan Presiden Nomor 1 tahun 2016 , tentang Badan Restorasi Gambut guna percepatan untuk memulihkan kawasan dan pengembalian fungsi hidrologis gambut akibat kebakaran hutan dan lahan secara khusus, sistimtis, terpadu, terarah dan menyeluruh dibeberapa provinsi di Indonesia yang terkena dampak kebakaran hutan dan lahan ini,” pungkasnya(Mis/Joe). 

Berita Terkait